Dalam perlombaan ini, setiap kelurahan mengirimkan satu grup, sehingga total peserta yang ikut lomba sebanyak satu grup. Masing-masing grup membawakan Mars PKK dengan penuh semangat dan kekompakan. Lomba ini menetapkan juara 1 hingga 3, yang berhak mendapatkan hadiah berupa trophy dan uang pembinaan.
Momentum Hari Sumpah Pemuda tidak hanya dijadikan sebagai peringatan semata, namun juga dimanfaatkan warga Kecamatan Candisari, Kota Semarang untuk menyelenggarakan lomba paduan suara Mars PKK. Hal ini bertujuan untuk memupuk semangat kebangsaan, kesatuan, dan gotong-royong di antara warga, khususnya para bapak-bapak yang berperan dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Selain menghadirkan Mars PKK, masing-masing PKK di tingkat RT juga diminta untuk membawakan lagu dolanan. Ini menjadi kesempatan bagi para bapak-bapak PKK untuk berekspresi secara bebas ketika tampil di atas panggung. Hal ini tidak hanya memperkuat rasa kebersamaan, tetapi juga memperlihatkan beragam bakat dan kreativitas yang dimiliki oleh para peserta.
Tak hanya fokus pada kegiatan budaya semata, PKK juga mendorong para bapak-bapak untuk aktif dan terus berkarya melalui kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan perekonomian keluarga. Dengan demikian, acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kesadaran ekonomi keluarga.
Dalam perlombaan ini, setiap kelurahan mengirimkan satu grup, sehingga total peserta yang ikut lomba sebanyak satu grup. Masing-masing grup membawakan Mars PKK dengan penuh semangat dan kekompakan. Lomba ini menetapkan juara 1 hingga 3, yang berhak mendapatkan hadiah berupa trophy dan uang pembinaan.
Momentum Hari Sumpah Pemuda tidak hanya dijadikan sebagai peringatan semata, namun juga dimanfaatkan warga Kecamatan Candisari, Kota Semarang untuk menyelenggarakan lomba paduan suara Mars PKK. Hal ini bertujuan untuk memupuk semangat kebangsaan, kesatuan, dan gotong-royong di antara warga, khususnya para bapak-bapak yang berperan dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Selain menghadirkan Mars PKK, masing-masing PKK di tingkat RT juga diminta untuk membawakan lagu dolanan. Ini menjadi kesempatan bagi para bapak-bapak PKK untuk berekspresi secara bebas ketika tampil di atas panggung. Hal ini tidak hanya memperkuat rasa kebersamaan, tetapi juga memperlihatkan beragam bakat dan kreativitas yang dimiliki oleh para peserta.
Tak hanya fokus pada kegiatan budaya semata, PKK juga mendorong para bapak-bapak untuk aktif dan terus berkarya melalui kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan perekonomian keluarga. Dengan demikian, acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kesadaran ekonomi keluarga.